• Latest Stories

      What is new?

    • Comments

      What They says?


    Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet.

    Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah "cendol" mungkin sekali berasal dari kata "jendol", yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala tengah meminum es cendol.

    Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol.



    Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Sesuai disajikan disiang hari.

    ,

    Kekayaan kuliner Nusantara memang tak terkira banyaknya. Setiap daerah tentu mempunyai makanan khasnya masing-masing. Tak terkecuali Jawa Timur, daerah asal saya. Bagi Anda yang belum mengetahui apa saja makanan khas di propinsi paling timur pulau Jawa ini, berikut saya bahas secara singkat kuliner khas Jawa Timur.


    Bon appétit!


    Rawon












    Rawon merupakan makanan berupa sup daging kuah hitam. Kuah hitam berasal dari kluwak dan daging yang digunakan adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu merupakan campuran dari bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati.


    Rawon umumnya disajikan bersama nasi dan dilengkapi dengan tauge, daun bawang, kerupuk, dan sambal.





    Tahu Campur








    Makanan yang terkenal dari Lamongan ini terdiri dari tahu goreng, perkedel singkong, tauge, mi kuning, selada, dan daging sapi kenyal. Dilengkapi dengan petis, bawang goreng, dan sambal, tahu campur semakin lezat untuk dinikmati. Sayangnya ketika di Surabaya kemarin saya belum sempat mencicipi (kembali) makanan satu ini.

















    Rujak Cingur








    Rujak cingur merupakan makanan tradisional dari Surabaya. Makanan ini terdiri dari irisan buah seperti ketimun, mangga muda, bengkoang, nanas, kedondong, dan sayur-sayuran seperti tauge, kangkung, kacang panjang serta ditambah dengan lontong, tahu, tempe, bendoyo, dan cingur. Semua bahan tadi dicampur dengan petis dengan cara diuleg. Bagi yang tidak tahu apa itu cingur, cingur merupakan kata dalam bahasa Jawa yang artinya mulut, merujuk pada irisan moncong atau mulut sapi yang dicampurkan. Hal itulah yang membedakan rujak cingur dengan rujak biasa (tanpa menggunakan cingur). Adanya berbagai buah dan petis membuat rasa rujak cingur menjadi campur aduk antara asam, manis, dan pedas.





    Lontong Balap








    Selain rujak cingur, lontong balap merupakan ikon kuliner Surabaya. Asal mula nama lontong balap bermula ketika makanan ini masih dijual dalam gentong-gentong yang cukup berat. Hal ini membuat penjual harus berjalan cepat-cepat sehingga terkesan balapan. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap dan sambal. Tidak ketinggalan juga sambal petis.





    Tahu Tek





    Tahu tek terdiri atas tahu goreng, kentang goreng, tauge, irisan ketimun dan kerupuk.Tahu dan kentang goreng dipotong kecil-kecil kemudian diberi bumbu yang terbuat dari petis, air, kacang tanah, cabe dan bawang putih.


    Makanan khas Surabaya ini dinamakan tahu tek karena gunting yang digunakan untuk memotong tahu, kentang, telur berbunyi tek..tek..tek. Biasanya penjual tahu tek ‘berkeliaran’ pada malam hari.





    Gado-gado





    Bahan-bahan untuk membuat gado-gado adalah lontong, kentang, mentimun, telur, tahu, dan tauge. Semua bahan lalu dicampur dengan bumbu kacang yang rasanya manis. Tak lupa sambal, emping, dan kerupuk udang ikut menemani. Tetapi gado-gado versi Jakarta lontong diganti nasi dan bumbunya tidak manis tetapi cenderung pedas.


    Selain keenam makanan di atas, masih banyak makanan Jawa Timur yang tidak kalah lezatnya. Siapa yang tidak pernah merasakan bakso Malang? Kalau pecel Madiun? Di Gresik terdapat nasi krawu. Sungguh Indonesia kaya akan kuliner dengan cita rasa yang beranekaragam.


    Nah, bagi Anda yang akan berkunjung ke Jawa Timur khususnya Surabaya makanan-makanan di atas dapat menjadi kuliner yang patut untuk dicoba.


    Sumber

    Nasi Kuning. Terbuat dari campuran beras, kunyit dan santan , makanan ini sangat mengenyangkan. Dapat disajikan dalam setiap waktu makan yaitu pagi, siang ataupun malam. Rasanya gurih dan enak. Di Indonesia, makanan khas ini juga biasa dihidangkan pada acara perayaan.


     Misalnya acara ulang tahun, pernikahan, kelahiran anak dan acara lainnya. Penyajiannya pun berbeda di setiap daerah. Tidak saja rasanya yang enak, manfaat nasi kuning ternyata baik bagi tubuh. Kunyit yang dicampurkan sebagai bahan pewarna alami nasi kuning mengandung zat antioksidan untuk merawat kulit, bahan antiseptic dan anti bakteri untuk penyembuhan luka, mencegah kanker payudara dan mengobati penderita kanker, sebagai obat anti inflamasi, meningkatkan proses metabolisme sehingga dapat mempertahankan berat badan tidak naik.


    Sate dapat dibuat dari berbagai macam daging. Yang paling populer di Indonesia adalah sate ayam, sate kambing, sate kuda dan sate kelinci. Adapun sate yang menggunakan jenis daging lain hanya dijual terbatas saja. Makanan khas di Indonesia ini menjadi kegemaran bagi orang pribumi maupun yang berasal dari luar Indonesia.

    Tidak sulit untuk mencari tempat makan sate, asap dari daging yang dibakar mencari ciri yang mudah dikenali. Sate dimakan dengan saus kacang dengan pelengkap yaitu kecap, irisan bawang merah dan cabe merah. Ada beberapa mitos mengenai sate, khususnya sate kambing yaitu dapat meningkatkan libido bagi pria.

    Sampai saat ini belum ada penelitian yang membahas keterkaitan antara sate kambing dengan kemampuan seks. Namun, baru-baru ini dari ahli gizi Puslitbang Gizi dan makanan di Bogor menemukan bahwa sate kambing memiliki khasiat membakar lemak dan menghilangkan kolesterol di dalam tubuh.


Top